UPA Bekali Mahasiswa Kuasai Personal Branding dan Tangkal Hoaks di Media Sosial

UPA Bekali Mahasiswa Kuasai Personal Branding dan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Jadi kreator konten yang kredibel butuh skill komunikasi, bukan cuma jago bikin konten.
Universitas Patria Artha (UPA) mendorong mahasiswanya jadi generasi yang kreatif, cerdas, dan bertanggung jawab lewat Seminar Publikasi Digital Zaman Now, yang mengusung tema "Gen Z Creative: Berkarya dan Berinovasi Melalui Media Publikasi Digital". Seminar ini merupakan program kerja Ikatan Mahasiswa Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) UPA, digelar di Kampus UPA, Jalan Tun Abdul Razak.
Kegiatan ini diikuti mahasiswa lintas fakultas, termasuk Fakultas Ekonomi dan Fakultas Kesehatan, serta melibatkan perwakilan sejumlah sekolah menengah di sekitar Makassar. Dekan Fakultas Teknik dan Informatika UPA, Dr. Andi Nur Putri, menyampaikan bahwa seminar ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa memanfaatkan media sosial secara positif, di tengah derasnya arus informasi digital.
Kenapa Ini Penting Buat Mahasiswa
Dalam forum akademik atau seminar teknologi, kemampuan menyampaikan ide sering jadi pembeda. Materi yang bagus tetap bisa terdengar biasa aja kalau pembicara tidak mampu membuka konteks, menjelaskan masalah utama, dan menutup dengan kesimpulan yang mudah diingat.
Mahasiswa di Pontianak dan Kalimantan Barat bisa membaca momen seperti ini sebagai latihan praktis. Bukan cuma soal hadir di acara, tapi bagaimana menyiapkan catatan, memilih data yang relevan, dan mengubah hasil belajar jadi penjelasan yang bisa dipahami pendengar.
Latihan Speaking yang Bisa Langsung Dipakai
Satu cara sederhana adalah pakai pola satu menit: sebutkan topik, jelaskan kenapa topik itu penting, lalu kasih satu contoh dekat. Dalam bahasa Inggris, pola ini bisa dimulai dari kalimat dasar seperti "Today I want to explain...", "The main point is...", dan "One example is...".
Latihan pendek seperti ini membantu mengurangi rasa blank. Pembicara tidak perlu menunggu semua kosakata sempurna dulu. Yang lebih penting adalah punya urutan ide, keberanian membuka suara, dan kebiasaan mengevaluasi apakah pesan sudah sampai.
Cara Mengubah Kabar Jadi Latihan Komunikasi
Untuk pembaca di Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Ketapang, Sintang, Sekadau, Sanggau, Sambas, Bengkayang, Landak, Melawi, Kapuas Hulu, Kayong Utara, nilai praktisnya ada pada cara membaca momen, menyusun pesan, menjaga fokus, dan membuat ide terdengar lebih meyakinkan saat dibawa ke ruang kelas, presentasi, konten, atau obrolan publik.
Yang Bisa Langsung Dilatih dari Topik Ini
Ambil satu informasi utama, lalu ubah menjadi tiga kalimat sederhana: apa yang terjadi, kenapa itu penting, dan apa pelajaran yang bisa dibawa ke sekolah, kampus, kerja, atau kehidupan sehari-hari. Pola ini membantu pembaca tidak hanya tahu kabarnya, tetapi juga bisa menjelaskan ulang dengan lebih runtut.
Untuk latihan speaking, gunakan versi pendek selama satu menit. Mulai dari kalimat pembuka, lanjutkan dengan alasan, lalu tutup dengan contoh dekat. Kalau masih bingung, tulis dulu kata kuncinya sebelum bicara.
Kenapa Ini Nyambung dengan Cara Belajar Modern
Belajar sekarang tidak cukup hanya hadir di sesi kelas. Mahasiswa perlu ruang untuk mengulang materi, menyimpan catatan, menerima tugas, melihat progres, dan bertanya saat mulai lupa. Di Yz-Course, arah belajarnya dibuat lebih terstruktur lewat tutor, classroom digital, forum, materi latihan, dan progress tracking, cocok buat mahasiswa yang ingin melatih presentasi, personal branding, atau komunikasi profesional untuk dunia kerja setelah lulus.
Jalur Terkait yang Bisa Dicek
Lihat jalur speaking dan program lengkapnya di /products → Buka halaman terkait
Referensi sumber: UPA Bekali Mahasiswa Kuasai Personal Branding, Tangkal Hoaks di Media Sosial — Sulselsatu