Ratusan Pelajar Yogya Diduga Jadi Korban Penipuan Berkedok

Dunia kerja dan kuliah nanti butuh keberanian bicara. Semakin awal dilatih, semakin alami jadinya.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Ratusan pelajar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diduga menjadi korban penipuan berkedok sosialisasi tes TOEFL terjadi saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah SMA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ratusan pelajar yang menjadi korban diminta membayar biaya tes setelah mendapat sosialisasi dari pihak luar sekolah. Kasus tersebut mencuat usai adanya unggahan di akun media sosial @merapi_uncover. Salah satu peris...
Saling Dukung, BPKH dan Bank Muamalat Gelar Synergy Roadshow 2026 di Yogyakarta
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Ratusan pelajar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diduga menjadi korban penipuan berkedok sosialisasi tes TOEFL terjadi saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah SMA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Ratusan pelajar yang menjadi korban diminta membayar biaya tes setelah mendapat sosialisasi dari pihak luar sekolah.
Kasus tersebut mencuat usai adanya unggahan di akun media sosial @merapi_uncover.
Salah satu peristiwa disebut terjadi pada Jumat (17/7/2026).
Latihan kecil yang bisa langsung dicoba
Setiap kabar pendidikan bisa diubah menjadi latihan komunikasi. Ambil inti beritanya, tulis tiga poin utama, lalu jelaskan kembali dengan bahasa sendiri. Cara ini melatih membaca, merangkum, dan berbicara dalam satu alur.
Jika ingin dibawa ke bahasa Inggris, mulai dari kalimat yang pendek dan jelas. Fokus dulu pada pesan utama, bukan pada gaya bahasa yang terlalu rumit. Setelah alurnya kuat, kosakata dan grammar bisa diperbaiki bertahap.
Kenapa English tetap jadi modal besar
Untuk pelajar, mahasiswa, pekerja awal, dan orang tua, bahasa Inggris tidak lagi berdiri sebagai pelajaran tambahan. English sudah masuk ke banyak ruang: membaca instruksi, mengikuti pelatihan, memahami peluang beasiswa, menyiapkan interview, sampai menjelaskan ide ketika harus tampil di depan orang lain.
Karena itu, momen seperti ini bisa dibaca sebagai pengingat bahwa belajar tidak cukup berhenti di hafalan kosakata. Siswa perlu dilatih memahami konteks, memilih kata yang tepat, menyusun urutan bicara, dan berani mencoba walau belum sempurna.
Pola latihan yang lebih realistis
Mulai dari pola sederhana: baca satu informasi, tandai kata kunci, tulis ulang dengan bahasa sendiri, lalu ucapkan ulang selama satu menit. Jika masih blank, gunakan kerangka “what happened”, “why it matters”, dan “what we can learn from it”. Kerangka ini membuat latihan speaking terasa lebih aman karena siswa tahu urutan idenya.
Di Yz-Course, pola belajar seperti ini bisa diarahkan ke kebutuhan yang lebih spesifik: speaking confidence, presentasi, TOEFL, IELTS, interview kerja, atau English untuk anak. Tujuannya bukan membuat siswa terlihat paling keren, tetapi membuat mereka lebih siap memahami informasi dan menjelaskannya kembali dengan percaya diri.
Haedar Nashir: Pelecehan Seksual di Kampus Yogya Cederai Moral di Lingkungan Pendidikan
Untuk pembaca di Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Ketapang, Sintang, Sekadau, Sanggau, Sambas, Bengkayang, Landak, Melawi, Kapuas Hulu, Kayong Utara, nilai praktisnya ada pada cara membaca momen, menyusun pesan, menjaga fokus, dan membuat ide terdengar lebih meyakinkan saat dibawa ke ruang kelas, presentasi, konten, atau obrolan publik.
Yang bisa langsung dilatih dari topik ini
Ambil satu informasi utama, lalu ubah menjadi tiga kalimat sederhana: apa yang terjadi, kenapa itu penting, dan apa pelajaran yang bisa dibawa ke sekolah, kampus, kerja, atau kehidupan sehari-hari. Pola ini membantu pembaca tidak hanya tahu kabarnya, tetapi juga bisa menjelaskan ulang dengan lebih runtut.
Untuk latihan speaking, gunakan versi pendek selama satu menit. Mulai dari kalimat pembuka, lanjutkan dengan alasan, lalu tutup dengan contoh dekat. Kalau masih bingung, tulis dulu kata kuncinya sebelum bicara. Cara ini membuat latihan terasa lebih realistis untuk pelajar, mahasiswa, pekerja awal, dan orang tua yang ingin anaknya lebih percaya diri.
Kenapa ini nyambung dengan cara belajar modern
Belajar sekarang tidak cukup hanya hadir di sesi kelas. Siswa perlu ruang untuk mengulang materi, menyimpan catatan, menerima tugas, melihat progres, dan bertanya saat mulai lupa. Karena itu, topik seperti Ratusan Pelajar Yogya Diduga Jadi Korban Penipuan Berkedok TOEFL Saat MPLS - republika.co.id bisa dijadikan bahan latihan membaca, menulis ringkasan, diskusi, dan presentasi singkat.
Di Yz-Course, arah belajarnya dibuat lebih terstruktur lewat tutor, classroom digital, forum, materi latihan, dan progress tracking. Tujuannya sederhana: siswa tidak hanya mendapat penjelasan sekali, tetapi punya jalur belajar yang bisa diikuti sampai skill-nya benar-benar terasa naik.
Baca juga: jalur daftar kelas Yz-Course, pilihan program Yz-Course, les private bahasa Inggris Pontianak.
Referensi sumber: Ratusan Pelajar Yogya Diduga Jadi Korban Penipuan Berkedok TOEFL Saat MPLS - republika.co.id