Gen Z, Prilly Latuconsina Ajarkan Personal Branding

Seperti yang diajarkan Prilly Latuconsina saat menjadi dosen praktisi di UGM, begini cara membangun personal branding yang penting untuk kariermu.
Parapuan.co - Prilly Latuconsina menjadi dosen praktisi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis, (29/9/2022). Ia mengikuti program Praktisi Mengajar yang merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di mana praktisi dari berbagai bidang bisa memberikan materi di kelas berdasarkan keterampilan dan pengalamannya. Dalam kesempatan itu, Prilly Latuconsina dipercaya untuk memberikan materi di kelas Kajian Selebritas di Departemen Ilmu Komunikasi, Fakult...
Pola perhatian publik yang perlu dibaca
Perhatian publik jarang lahir dari satu detail saja. Biasanya ada cara momen dibingkai, siapa yang terlibat, dan bagian mana yang paling mudah diceritakan ulang. Dari sana, pembaca bisa melihat bagaimana narasi bergerak dari satu layar ke layar lain.
Parapuan.co - Prilly Latuconsina menjadi dosen praktisi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis, (29/9/2022).
Ia mengikuti program Praktisi Mengajar yang merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di mana praktisi dari berbagai bidang bisa memberikan materi di kelas berdasarkan keterampilan dan pengalamannya.
- Dalam kesempatan itu, Prilly Latuconsina dipercaya untuk memberikan materi di kelas Kajian Selebritas di Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Sosial dan Ilmu Politik UGM.
- Salah satu materi yang disampaikannya adalah pentingnya memiliki personal branding untuk membangun karier.
- Menurut Prilly, personal branding tidaklah sama dengan pencitraan, sebab branding untuk diri sendiri merupakan sesuatu yang dilakukan atas kesukaan.
Latihan kecil yang bisa langsung dicoba
Setiap kabar pendidikan bisa diubah menjadi latihan komunikasi. Ambil inti beritanya, tulis tiga poin utama, lalu jelaskan kembali dengan bahasa sendiri. Cara ini melatih membaca, merangkum, dan berbicara dalam satu alur.
Jika ingin dibawa ke bahasa Inggris, mulai dari kalimat yang pendek dan jelas. Fokus dulu pada pesan utama, bukan pada gaya bahasa yang terlalu rumit. Setelah alurnya kuat, kosakata dan grammar bisa diperbaiki bertahap.
Kenapa English tetap jadi modal besar
Untuk pelajar, mahasiswa, pekerja awal, dan orang tua, bahasa Inggris tidak lagi berdiri sebagai pelajaran tambahan. English sudah masuk ke banyak ruang: membaca instruksi, mengikuti pelatihan, memahami peluang beasiswa, menyiapkan interview, sampai menjelaskan ide ketika harus tampil di depan orang lain.
Karena itu, momen seperti ini bisa dibaca sebagai pengingat bahwa belajar tidak cukup berhenti di hafalan kosakata. Siswa perlu dilatih memahami konteks, memilih kata yang tepat, menyusun urutan bicara, dan berani mencoba walau belum sempurna.
Pola latihan yang lebih realistis
Mulai dari pola sederhana: baca satu informasi, tandai kata kunci, tulis ulang dengan bahasa sendiri, lalu ucapkan ulang selama satu menit. Jika masih blank, gunakan kerangka “what happened”, “why it matters”, dan “what we can learn from it”. Kerangka ini membuat latihan speaking terasa lebih aman karena siswa tahu urutan idenya.
Di Yz-Course, pola belajar seperti ini bisa diarahkan ke kebutuhan yang lebih spesifik: speaking confidence, presentasi, TOEFL, IELTS, interview kerja, atau English untuk anak. Tujuannya bukan membuat siswa terlihat paling keren, tetapi membuat mereka lebih siap memahami informasi dan menjelaskannya kembali dengan percaya diri.
Cara mengubah kabar menjadi latihan komunikasi
Untuk pembaca di Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Ketapang, Sintang, Sekadau, Sanggau, Sambas, Bengkayang, Landak, Melawi, Kapuas Hulu, Kayong Utara, nilai praktisnya ada pada cara membaca momen, menyusun pesan, menjaga fokus, dan membuat ide terdengar lebih meyakinkan saat dibawa ke ruang kelas, presentasi, konten, atau obrolan publik.
Yang bisa langsung dilatih dari topik ini
Ambil satu informasi utama, lalu ubah menjadi tiga kalimat sederhana: apa yang terjadi, kenapa itu penting, dan apa pelajaran yang bisa dibawa ke sekolah, kampus, kerja, atau kehidupan sehari-hari. Pola ini membantu pembaca tidak hanya tahu kabarnya, tetapi juga bisa menjelaskan ulang dengan lebih runtut.
Untuk latihan speaking, gunakan versi pendek selama satu menit. Mulai dari kalimat pembuka, lanjutkan dengan alasan, lalu tutup dengan contoh dekat. Kalau masih bingung, tulis dulu kata kuncinya sebelum bicara. Cara ini membuat latihan terasa lebih realistis untuk pelajar, mahasiswa, pekerja awal, dan orang tua yang ingin anaknya lebih percaya diri.
Kenapa ini nyambung dengan cara belajar modern
Belajar sekarang tidak cukup hanya hadir di sesi kelas. Siswa perlu ruang untuk mengulang materi, menyimpan catatan, menerima tugas, melihat progres, dan bertanya saat mulai lupa. Karena itu, topik seperti Prilly Latuconsina Ajarkan Personal Branding saat Jadi Dosen Praktisi, Ini 4 Cara Membangunnya - Parapuan bisa dijadikan bahan latihan membaca, menulis ringkasan, diskusi, dan presentasi singkat.
Di Yz-Course, arah belajarnya dibuat lebih terstruktur lewat tutor, classroom digital, forum, materi latihan, dan progress tracking. Tujuannya sederhana: siswa tidak hanya mendapat penjelasan sekali, tetapi punya jalur belajar yang bisa diikuti sampai skill-nya benar-benar terasa naik.
Baca juga: pilihan program Yz-Course, les private bahasa Inggris Pontianak, home visit bahasa Inggris Kalbar.
Catatan editorial: artikel ini membahas public figure, karakter, atau tren pop culture sebagai konteks edukatif. Yz-Course tidak berafiliasi, tidak disponsori, dan tidak mewakili tokoh, agensi, brand, atau pemilik karakter yang disebut.
Referensi sumber: Prilly Latuconsina Ajarkan Personal Branding saat Jadi Dosen Praktisi, Ini 4 Cara Membangunnya - Parapuan